Metoda
COBIT merupakan sebuah acuan atau kerangka kerja untuk pengukuran dan pengendalian teknologi informasi. Kerangka kerja
COBIT merupakan
standar yang dinilai paling lengkap dan menyeluruh sebagai framework IT
audit karena dikembangkan berdasarkan aturan atau prosedur internal
perusahaan atau institusi dimana
COBIT dipakai,
sehingga saat dilakukan pengukuran akan sesuai dengan kondisi, aturan,
prosedur kerja dan norma yang ada di perusahaan tersebut.
COBIT juga
telah dikembangkan secara berkelanjutan oleh lembaga swadaya
profesional auditor yang tersebar di hampir seluruh negara. Dimana di
setiap negara dibangun relasi yang dapat mengelola para profesional
tersebut. Pengukuran kinerja TI dapat diterapkan diberbagai bidang
antara lain sosial, ekonomi, poilitik, kedokteran, militer, lingkup
perusahaan bahkan pendidikan.
COBIT framework dibuat dijadikan sebagai acuan untuk
melakukan pengendalian terhadap teknologi informasi dan dapat memastikan
confidenciality, integrity and availability data sehingga informasi
menjadi sesuatu yang sensitif dan kritikal.
COBIT Framework (Control Objectives for Information
and related Technology) disusun oleh Information Systems Audit and
Control Foundation (ISACF) pada tahun 1996. Edisi kedua dari
COBIT Framework
diterbitkan pada tahun 1998 menjelaskan peningkatan sejumlah dokumen
sumber, revisi mengenai tujuan pengendalian rinci dan tambahan alat
implementasi (implementation tool set). Pada tahun 2000 dirilis
COBIT
Framework 3.0 oleh ITGI (Information Technology Governance Institute),
sebuah organisasi yang melakukan studi tentang model pengelolaan
teknologi informasi di Amerika Serikat. Tahun 2005 muncul
COBIT Framework 4.0 dan rilis terakhir
COBIT Framework 4.1 pada
tahun 2007.
COBIT Framework (Control Objective for Information
Related Tecnology) adalah kerangka tata kelola TI (IT governance) yang
ditujukan kepada manajemen, staf pelayanan TI, control departemen,
fungsi audit dan lebih penting lagi bagi pemilik proses bisnis (business
process owner’s). COBIT Framework sebagai sebuah kerangka kerja untuk
kebutuhan manajemen untuk pengukuran dan pengendalian teknologi
informasi menyediakan alat untuk mengukur kemampuan teknologi informasi
akan senantiasa dikembangkan.
Institute IT Governance telah melakukan penelitian dan bekerja sama untuk menetapkan acuan manajemen untuk
COBIT
Framework dengan berbagai kalangan misalnya analis, para pakar di dunia
industri dan akademisi. Hasil dari penelitian tersebut menetapkan 4
pedoman manajemen
COBIT Framework yaitu model maturity, CSF, KGI dan KPI,
menetapkan pedoman audit dengan rincian 34 item proses untuk mengukur
dan menilai proses TI dan menetapkan tujuan pengendalian secara detail.
COBIT mengadopsi definisi pengendalian dari COSO
yaitu : “Kebijakan, prosedur, dan praktik, dan struktur organisasi yang
dirancang untuk memberikan keyakinan yang wajar bahwa tujuan organisasi
dapat dicapai dan hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah atau
dideteksi dan diperbaiki”.
Sedangkan
COBIT mengadaptasi definisi tujuan
pengendalian (control objective) dari SAC yaitu : “Suatu pernyataan atas
hasil yang diinginkan atau tujuan yang ingin dicapai dengan
mengimplementasikan prosedur pengendalian dalam aktivitas IT tertentu”.
Komponen tujuan pengendalian (control objectives)
COBIT ini
terdiri atas 4 tujuan pengendalian tingkat-tinggi ( high-level control
objectives ) yang tercermin dalam 4 domain, yaitu : planning &
organization , acquisition & implementation , delivery & support
, dan monitoring.
COBIT di rancang untuk digunakan oleh tiga pengguna yang berbeda yaitu :
- Manajemen : untuk
membantu mereka menyeimbangkan antara resiko dan investasi pengendalian
dalam sebuah lingkungan IT yang sering tidak dapat diprediksi.
- User : untuk memperoleh keyakinan atas layanan keamanan dan pengendalian IT yang disediakan oleh pihak internal atau pihak ketiga.
- Auditor : untuk
medukung/memperkuat opini yang dihasilkan dan/atau untuk memberikan
saran kepada manajemen atas pengendalian internal yang ada.
Standar
COBIT dikeluarkan oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA. COBIT 4.0 merupakan versi terbaru.
COBIT memiliki 4 cakupan domain, yaitu :
- Perencanaan dan organisasi (plan and organise) – Domain ini menjelaskan mengenai proses perencanaan dan strategi informasi yang akan dikembangkan
- Pengadaan dan implementasi (acquire and implement) – Domain ini menjelaskan pada proses pemilihan, pengadaan dan penerapan teknologi informasi.
- Pengantaran dan dukungan (deliver and support)
– Domain ini berkaitan dengan penyampaian aktual dari layanan yang
diperlukan, yaitu dengan menyusun operasi tradisional domain ini
termasuk pada data aktual.
- Pengawasan dan evaluasi (monitor and evaluate)
– Domain ini mengarahkan terjadinya kesalahan manajemen pada proses
pengendalian organisasi dan penjaminan independen yang disediakan oleh
audit internal dan eksternal atau diperoleh dari sumber alternatif